Program Tiup, Sumbatan Rahim & Saluran Telur

Jeni   June 20, 2016   Comments Off on Program Tiup, Sumbatan Rahim & Saluran Telur
Bagikan ke Social MediaShare on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest100Email this to someone

Saya sudah menikah hampir 5 tahun. Tadinya saya punya masalah yaitu ada penyempitan di saluran indung telur.

Bulan april tahun 2011 kemarin saya mengalami kehamilan ektopik atau di luar kandungan. Saa sempat telat hampir 7 minggu tetapi setelah diperiksa ternyata janin saya tidak berkembang. Oleh karena itu, dokter saya mengambil tindakan untuk membuang janin tersebut dengan cara diinfus.

2 Minggu kemudian saya mengalami pendarahan dan kemudian saya harus menunggu untuk melakukan program yang selanjutnya sampai gumpalan darah yang ada dalam perut saya mengecil dan hilang.

Alhamdulillah setelah 2 bulan dan sudah di USG, gumpalan tersebut sudah mengecil dan hilang. Dokter menyarankan saya untuk istirahat sampai selanjutnya melanjutkan program tiup.

Mohon untuk diperjelas bagaimana proses program tersebut dan untuk apa? Karena sampai saat ini saya belum berani untuk datang lagi ke dokter saya itu.

Jawab:

Program tiup itu disebut juga tes insuflasi, yaitu merupakan salah satu pemeriksaan penunjang untuk melihat apakah ada sumbatan atau tidak pada rahim dan saluran telur ibu. Tes ini dilakukan dengan cara memasukkan gas CO2 melalui saluran mulut rahim ibu, kemudian dibuat rekaman kymograf terhadap tekanan rahim.

Bila terdapat perubahan tekanan yang disebabkan gas yang melintas ke dalam perut, berarti saluran telur tidak tersumbat.

Tetapi tes ini sekarang sudah jarang dilakukan karena tidak memberikan hasil yang memuaskan dan salah satu sisi negatifnya yaitu rasa nyeri bagi pasien.

Ibu bisa menemui dokter ibu kembali dan meminta saran dari dokter untuk melakukan tes lain seperti HSG (histerosapingografi). Walaupun begitu, saya tetap percaya bahwa dokter yang menangani ibu sudah memiliki pertimbangan khusus sebelum menyarankan program tiup tadi. Karena beliau memiliki data-data yang lengkap tentang kesehatan ibu melebihi data-data yang saya punya yang hanya berdasar pada ada yang ibu tuliskan.

Silahkan hal ini dikomunikasikan kembali lebih jauh dengan dokter ibu.